Berita

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

"Mainannya" Dibajak Megawati, Alasan Jokowi Putuskan Cawe-cawe Pilpres

SELASA, 06 JUNI 2023 | 17:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo yang mengakui cawe-cawe Pilpres 2024, menyiratkan perasaan sedang tidak happy karena "mainannya" dibajak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Hal ini diungkap pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan saat menjadi narasumber dalam diskusi bertema "Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL.

"Mainan awalnya adalah Pak Ganjar, tiba-tiba di tengah jalan dibajak oleh ketua umum partai, ini yang menyebabkan situasi kebatinan, situasi Jokowi sedang tidak happy," kata Yusak pada Selasa (6/6).


Yusak menjelaskan, Jokowi menginginkan program pemerintah dapat dilanjutkan oleh presiden selanjutnya. Di sisi lain, Jokowi juga menyadari bukan siapa-siapa di PDI Perjuangan.

"Pak Jokowi sadar, selesai tidak menjabat tentu berkepentingan agar program pemerintahan tetap berlanjut. Sekarang siapa yang bisa menggaransi ketika terjadi pergantian presiden? Nah inilah yang sering dicari," tegas Yusak.

Diskusi yang dipandu Redaktur RMOL, Angga Ulung Tranggana itu juga menghadirkan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya