Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pertemukan AS dan China, Indonesia Mulai Latihan Gabungan Komodo

SELASA, 06 JUNI 2023 | 09:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia memulai latihan gabungan non-tempur Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 pada Senin (5/6). Latihan ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Diikuti oleh 36 negara, MNEK 2023 juga menghadirkan Amerika Serikat (AS) dan China yang saling bersitegang di kawasan, khususnya di Laut China Selatan dan Selat Taiwan.

Selain itu, terdapat juga Australia, Brasil, Brunei Darussalam, Bangladesh, Kamboja, Kanada, Chile, Fiji, India, Inggris, Jepang, Kenya, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Belanda, Oman, Filipina, Pakistan, Prancis, Papua Nugini, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Spanyol, Rusia, Thailand, Turki, Timor Leste, Inggris, dan Vietnam yang turut ambil bagian.


Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan di antara angkatan laut. Nantinya mereka akan mengikuti berbagai kegiatan.

TNI AL menyebut, sebanyak 15 kapal, termasuk dari China dan Rusia, berlabuh di pulau Sulawesi pada Senin saat latihan Komodo dimulai.

Kementerian Pertahanan China pada Rabu (31/5) mengatakan Angkatan Laut China akan mengirim kapal perusak Zhanjiang dan fregat Xuchang, keduanya dilengkapi dengan peluru kendali.

Sementara Angkatan Laut AS mengirimkan kapal perang jenis littoral combat ship untuk latihan ini.

Latihan Komodo tahun ini adalah latihan angkatan laut gabungan keempat yang diselenggarakan Indonesia sejak yang pertama pada tahun 2014.

Kegiatan ini dilakukan di tengah perselisihan antara AS dan China yang semakin tegang. Baru-baru ini, kapal perang China dilaporkan hampir menabrak USS Chung-Hoon milik AS di sekitar Selat Taiwan.

Kedua kekuatan dunia ini juga bersitegang dengan terlibat manuver berbahaya di Laut China Selatan.

Selama pertemuan para kepala pertahanan di Shangri-La Dialogue Singapura, pihak China menolak untuk melakukan pertemuan bilateral dengan AS.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya