Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Heru Widodo/Ist

Politik

Perkuat Pengamanan Pemilu 2024, Legislator PKB Dukung Tambahan Anggaran Polri

SELASA, 06 JUNI 2023 | 01:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan penambahan anggaran Polri untuk penguatan pengamanan jelang Pemilu 2024 mendapat dukungan dari anggota Komisi III DPR RI, Heru Widodo.

Hal ini disampaikan Heru dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri yang diwakili oleh Wakapolri Gatot Eddy beserta jajaran Polri.

Raker ini dalam rangka pembahasan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) dan RKP K/L Tahun 2024 yang digelar di Ruang Rapat Komisi III, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (5/6).


"Saya kira dengan melihat kebutuhan Polri hari ini terutama menjelang 2024, saya yakin tidak ada kata keraguan sedikitpun dalam hal mendukung anggaran ini, baik dari sisi pagu indikatif sampai nanti bahkan definitif,” ujarnya.

Politikus PKB ini melanjutkan, berkaca dari Pilpres 2014 dan 2019, kedua Pemilu tersebut telah meninggalkan bekas traumatik yang begitu luar biasa. Di mana pada saat itu masyarakat Indonesia sempat terbelah karena perbedaan pandangan dan pilihan politik.

“Nah saya kira 2024 kami tidak ingin terjadi lagi. Maka ini perlu disiapkan sumber daya yang lebih baik dalam hal pengamanan dari Polri. Karena Polri ini memiliki peran yang sangat sentral atas keberlangsungan demokrasi kita,” tandas Heru.

Adapun Polri mengusulkan pagu anggaran untuk tahun 2024 sebesar Rp 148 triliun kepada Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Usulan anggaran tersebut mengalami kenaikan Rp 37 triliun dari pagu alokasi anggaran 2023 sebesar Rp 111 triliun.

Salah satu tambahan anggaran ini untuk biaya prioritas meningkatkan operasi kepolisian dan pelayanan kamtibmas terkait pemenuhan pengamanan Pemilu 2024 dalam negeri dan luar negeri, perlengkapan pengamanan pemilu, dan lainnya sebesar Rp 9,7 triliun.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya