Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: 500 Nyawa Anak Melayang Selama Perang di Ukraina

SENIN, 05 JUNI 2023 | 17:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memasuki bulan ke-16 perang, jumlah korban jiwa dari anak-anak Ukraina diperkirakan mencapai 500 orang.

Begitu yang diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah pernyataan pada Minggu (4/6).

Zelensky menyebut jumlah yang diutarakan tersebut juga belum pasti, bisa saja bertambah karena perang masih terus berlangsung dan beberapa wilayah masih berada dalam pendudukan Rusia.


“Senjata dan kebencian Rusia terus merenggut nyawa anak-anak Ukraina setiap hari. Banyak dari mereka bisa menjadi cendekiawan, seniman, juara olahraga terkenal bagi bangsanya,” ujar Zelensky, seperti dimuat CNA News.

Oleh karena itu, menurut Zelensky penting bagi Ukraina segera meraih kemenangan dan bebas dari agresi Rusia.

“Kita harus bertahan dan memenangkan perang ini. Semua rakyat kita, semua anak kita, harus bebas dari teror Rusia!,” tegasnya.

Akhir pekan lalu, tim penyelamat Ukraina menemukan jasad bayi berusia dua tahun saat menyisir puing-puing gedung apartemen di pinggiran kota pusat Dnipro.

Sehari sebelumnya, Gubernur daerah, Serhiy Lysak mengumumkan lima anak termasuk di antara 22 orang yang terluka akibat serangan rudal Rusia.

Rusia meluncurkan lebih banyak serangan drone dan rudal jelajah pada Minggu (4/6), menargetkan beberapa wilayah negara, termasuk ibu kota, Kyiv.

Angkatan udara Ukraina mengklaim pihaknya berhasil menjatuhkan tiga dari lima drone Shahed yang meledak sendiri dan empat dari enam rudal jelajah yang ditembakkan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya