Berita

Jemaah haji Indonesia saat tiba di Arab Saudi/Ist

Nusantara

Isi Koper Jemaah Haji Indonesia, dari Kentang Mustopa sampai Gayung

SENIN, 05 JUNI 2023 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selalu ada yang menarik terkait isi koper yang digunakan jemaah calon haji Indonesia. Isinya beragam. Bahkan kerap di luar dugaan.

Seperti yang dituturkan Hartini, jemaah hasil dari embarkasi Solo. selain membawa barang-barang yang dianjurkan, ia juga membawa beragam makanan. Seperti kentang mustofa, ikan asin, bumbu pecel, dan lainnya.

"Biar enggak bosan, kata tetangga yang sudah berhaji harus bawa makanan ini," ujar Hartini, dikutip dari laman Kemenag RI, Senin (5/6).


Berbeda dengan Hartini, Jasmadi yang juga dari embarkasi Solo mengaku membawa beras, mesin penanak nasi, gayung, hingga lakban.

"Saya bawa 5 liter, istri saya bawa 5 liter juga, jadi jumlahnya 10 liter," tutur Jasmadi.

Beras tersebut dikemas Jasmadi di dalam jerigen putih. Di bagian luar dituliskan namanya agar tidak tertukar dengan yang lain.

Jasmadi mengaku membawa beras berdasarkan rekomendasi temannya. Sebab pada pelaksanaan ibadah haji beberapa tahun lalu, jemaah hanya diberi makan dua kali.

Biar hemat, sang teman menyarankan Jasmadi membawa beras sebanyak 5 liter. Beras tersebut nantinya dimasak di hotel. Karena itulah Jasmadi juga membawa penanak nasi.

Rupanya, jemaah haji tahun ini mendapatkan makan tiga kali sehari. Mengetahui itu, Jasmadi dan istrinya mengaku tidak akan memasak di hotel.

"Kalau dikasih makan tiga kali sehari, berasnya tidak akan dimasak," tuturnya.

Jasmadi juga menjelaskan gayung dan lakban yang dibawanya. Ia membawa gayung untuk keperluan mandi.

Sedangkan lakban untuk membungkus air zamzam agar tidak pecah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya