Berita

Korpus BEM SI Kerakyatan Ahmad Nurhadi/Ist

Politik

Punya Korpus Baru, BEM SI Kerakyatan Bangkitkan Peremajaan Intelektual

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 17:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan kini punya pemimpin baru menggantikan Abdul Khaliq dari Universitas Negeri Semarang. Ahmad Nurhadi terpilih sebagai Koordinator Pusat (Korpus) BEM SI Kerakyatan berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) BEM SI Kerakyatan ke-XVI tahun 2023.

Munas BEM SI Kerakyatan ke-XVI Tahun 2023 digelar Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau selama sepekan, mulai dari 28 Mei sampai 3 Juni 2023. Dalam kegiatan itu ada sebanyak 198 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia turut berkontribusi.

Ahmad Nurhadi merupakan Ketua Umum BEM Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kalimantan Selatan, dan dipercaya sebagai Korpus BEM SI Kerakyatan periode 2023-2024.


Selain menentukan koordinator pusat yang baru, dalam musyawarah tersebut BEM SI Kerakyatan juga menentukan arah gerakan di masa mendatang. Narasi optimisme dinilai harus digaungkan lebih keras di periode kepengurusan yang baru.

Disampaikan Nurhadi, mahasiswa sebagai kaum intelektual dewasa ini perlu menghadirkan sebuah langkah pembaharuan yang mampu membangkitkan semangat perjuangan.

"Rasa persatuan dan kesatuan merupakan jalinan kasih yang harus terus dirajut demi menyongsong masa depan BEM SI Kerakyatan yang lebih gemilang," ujar Nurhadi dalam keterangan tertulis, Minggu (4/6).

Narasi ini hadir lantaran timbulnya berbagai kekecewaan terhadap arah gerak BEM SI Kerakyatan yang semakin menjenuhkan. Latar belakang intelektualitas yang melekat pada mahasiswa tercurah dalam gagasan “Rejuvenasi Intelektual BEM SI Kerakyatan”.

Oleh karenanya, Nurhadi berkomitmen mewujudkan rejuvenasi atau peremajaan intelektual untuk merombak serta membenahi restrukturisasi BEM SI Kerakyatan ke arah yang visioner.

"Lebih besar dari itu, reformasi merupakan falsafah mengenai cita-cita luhur bangsa Indonesia. Begitupun kepengurusan inti BEM SI Kerakyatan yang baru, besar harapan mampu menghadirkan rekonstruksi secara menyeluruh terhadap batang tubuh aliansi," terangnya.

Nurhadi juga berharap agar BEM SI Kerakyatan sebagai pressure group merepresentasikan kekuatan gerakan mahasiswa yang mampu menjadi penekan secara vertikal dalam fungsional sebagai mitra kritis pemerintahan.

"Besar harapan segala bentuk eskalasi  gerakan baik isu daerah maupun nasional  mampu dieskalasikan secara
menyeluruh dan terkoneksi secara kewilayahan maupun nasional," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya