Berita

Staf Khusus Menteri Agama, M Nuruzzaman/Ist

Politik

Stafsus Menag: Multikulturalisme Adalah Menghargai Perbedaan

SABTU, 03 JUNI 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Multikulturalisme merupakan bagian program prioritas Kementerian Agama (Kemenag), yakni moderasi beragama. Tujuannya agar kehidupan beragama di Indonesia menjadi berkualitas dan lebih baik.

Demikian disampaikan Staf Khusus Menteri Agama, M Nuruzzaman, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/6).

"Kami di Kementerian Agama juga punya program prioritas, namanya moderasi beragama. Salah satu indikator moderasi beragama adalah menghargai budaya dan tradisi lokal," kata Nuruzzaman.


Ia menambahkan, moderasi beragama tidak dikhususkan untuk satu agama, melainkan seluruh agama yang ada di Indonesia.

"Kepentingannya agar kehidupan beragama di Indonesia bisa berkualitas dan lebih baik. Nah salah satunya ada multikulturalisme," sambungnya.

Nuruzzaman menilai multikulturalisme bukan melulu tentang menampilkan seni budaya saja. Lebih dari itu, harus menjadi ruang untuk memberikan penghargaan terhadap tradisi dan budaya lokal.

"Yang paling penting menghargai perbedaan yang kita miliki masing-masing. Dan kita mau bekerja sama dalam perbedaan," jelasnya.

Kaitannya dengan hal itu, Nuruzzaman menyebut Menteri Agama, Yaqut Qolil Qoumas memiliki komitmen serius dalam menjaga dan menghargai perbedaan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya