Berita

Kolase Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan/Net

Politik

Cerdik Pilih Isu, Kunci Sukses Bacapres Dongkrak Elektabilitas

SABTU, 03 JUNI 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keterikatan bakal calon presiden terhadap isu-isu kepentingan publik menjadi kunci pengdongkrak elektabilitas jelang pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung Februari 2024.

Untuk itu, Bacapres yang ada saat ini perlu meramu isu dan bekerja ekstra di 8 bulan tersisa sebelum hari pemungutan suara.

"Delapan bulan lagi (mendekati Pilpres), banyak kemungkinan yang akan membuat perubahan dari hasil survei. Mungkin hari ini Prabowo, Ganjar, dan Anies (unggul versi survei), itu bisa berubah nanti," kata Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (3/6).


Dia memaparkan, isu-isu yang menyentuh kepentingan publik secara langsung di antaranya soal kenaikan harga, kesejahteraan pekerja atau buruh, hingga masalah pendidikan.

Sebaliknya, isu-isu politik dan hukum seperti dugaan korupsi, bisa menurunkan elektabilitas Bacapres, dan berdampak pada menurunya hasil survei.

"Kecuali ada isu-isu yang cukup penting ke depannya, sehingga mengubah konsolidasi politik. Perlu diperhatikan pula, ada ruang-ruang (isu) yang bisa membuat Bacapres terbawa," lanjut Arifki.

Meski begitu, Arifki enggan berkomentar panjang terkait elektabilitas Bacapres berdasarkan hasil survei belakangan ini. Ia yakin, seiring berjalannya waktu, hasil akan berubah, mendekati hari pemungutan suara.

"Ini (survei) juga akan terus berkembang ke depannya," tutup Arifki.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya