Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani/Ist

Politik

Dikomandoi Kapolri Langsung, Komisi I DPR Yakin Kerja Satgas TPPO Lebih Optimal

SABTU, 03 JUNI 2023 | 09:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Restrukturisasi Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang kini dikendalikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, disambut baik Komisi I DPR RI.

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani, mengatakan, restrukturisasi Satgas TPPO yang kini menekankan dimensi penegakan hukum pada pelaku, memang krusial dan kerap ditemukan di lapangan.

"Dengan Kapolri sebagai ketua harian, saya rasa langkah penegakan hukum ke depan lebih optimal," kata Christina Aryani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/6).


Dengan adanya restrukturisasi ini, pemerintah seharusnya memiliki peta jalan yang baik, agar pemberantasan TPPO maksimal. Aspek permasalahan sudah bisa diidentifikasi, lalu terkait siapa-siapa saja aktornya juga sudah dipahami.

Saat ini publik tinggal menunggu keseriusan Satgas TPPO menegakkan hukum, termasuk memastikan tidak ada lagi aktor-aktor negara yang ikut terlibat.

Politisi Muda Partai Golkar itu mengaku prihatin dengan tingginya angka korban TPPO setiap waktunya, bahkan beberapa di antara korbannya kembali ke Tanah Air dalam kondisi meninggal. Bagi Christina, memastikan kehadiran negara untuk melindungi warga negara tidak bisa dikompromikan oleh apa pun.

“Merujuk data BP2MI, tidak kurang 1200 jenazah pekerja migran dipulangkan ke Tanah Air selama 3 tahun terakhir. Soal TPPO ini memang amat serius, butuh perhatian dan komitmen kuat semua pihak," tegas Christina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya