Berita

Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Bukan AHY, Anies Baswedan Masih Pertimbangkan Cawapres dari Kalangan NU

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 20:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Anies Baswedan diyakini masih mempertimbangkan tokoh-tokoh dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) untuk pendamping di Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, mengatakan, Anies belum tentu disandingkan dengan AHY. Pasalnya harus berpikir efek elektoral.

"Simalakama bagi Anies, di satu sisi ia butuh Demokrat untuk memenuhi PT 20 persen, untuk mendapat tiket Capres," kata Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/6).


"Di sisi lain, ada kekhawatiran jika dipaksakan bersanding dengan AHY. Kita tau AHY masih minim pengalaman dan signifikansi elektoralnya masih kalah dari kalangan yang berafiliasi dengan massa NU," bebernya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu melihat, Anies masih melirik tokoh dari kalangan NU. Sangat sulit bagi Anies menentukan AHY sebagai pasangan kandidat Cawapresnya.

"Anies sedang berhitung, apakah AHY akan mampu memberikan efek elektoral bagi dirinya. Dia justru lebih mempertimbangkan kalangan NU," katanya.

Saiful menilai, saat ini Anies tengah menghadapi beban berat di internal koalisi, termasuk harus mengahalau upaya penjegalan dirinya dari eksternal.

"Bisa jadi, kalau dipaksakan justru akan menderita kekalahan, jika tak sesuai kata hatinya dalam menentukan pendamping," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya