Berita

Tank Rusia yang hancur di pinggir jalan dekat Huliaipole, Wilayah Zaporizhzhia, Ukraina tenggara, 29 Juni 2022/Net

Dunia

Dua Pertiga Tank Rusia Habis dalam Perang Ukraina

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 10:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan intelijen yang dirilis situs web resmi Belanda, Oryx mengungkap bahwa Rusia telah kehilangan dua pertiga tanknya selama perang 15 bulan di Ukraina.

Sejak invasi dimulai Februari tahun lalu,  Presiden Vladimir Putin dilaporkan telah mengerahkan sekitar 3000 tank ke garis depan.

Dari jumlah tersebut, situs web Oryx menyebut 2000 tank Moskow telah dihancurkan Ukraina. Klaim itu disertai bukti foto dan video.


"Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa 1.239 tank hancur total, sementara 106 rusak sebagian. 113 ditinggalkan dan 544 direbut oleh pasukan Ukraina." jelas laporan tersebut, seperti dikutip dari The Defense Post pada Jumat (2/6).

Seorang analis militer dan kontributor Oryx, Jakub Janovsky menjelaskan penyebab tingginya jumlah tank Rusia  yang hancur karena Ukraina saat ini memiliki senjata anti-tank yang canggih.

"Kyiv saat ini memiliki lebih dari 1.500 rudal anti-tank TOW dari AS dan 5.000 sistem senjata anti-tank ringan (NLAW) generasi terbaru dari Inggris," ungkap Janovsky.

Dia juga memuji penggunaan ranjau dan artileri Ukraina, yang sangat mempengaruhi operasi tank Rusia di garis depan.

Dikatakan Janovsky, faktor lain yang membuat Rusia banyak mendapat kerugian dalam perang ialah karea praktik invasi yang sembrono dan strategi yang kurang tepat.

Menurut laporan Insider tahun lalu, Rusia terpaksa mengeluarkan tank-tank era Soviet untuk mengganti kekurangan di medan perang.

Mereka juga mengerahkan tank tempur utama T-14 Amata. Meskipun ada laporan bahwa tentara Rusia enggan menggunakannya karena kondisi tank yang sudah tidak layak pakai.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya