Berita

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell/Net

Dunia

Petinggi Eropa Ramai-ramai ke Singapura, Tekan Pemimpin Asia untuk Ikut Mengutuk Rusia

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 06:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah delegasi terkemuka Eropa akan ikut menghadiri forum keamanan Asia, Shangri-La Dialogue ke-20, yang akan digelar di Singapura Jumat (2/6) waktu setempat.

Politico melaporkan pada Kamis (1/6), mereka yang akan hadir termasuk Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell, juga Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace juga diperkirakan akan hadir secara langsung, seperti halnya Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren, dan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson.


Sementara Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Sebastien Lecornu gagal berangkat setelah membatalkan kepergiannya di menit-menit terakhir.

Kuat dugaan, tujuan para pemimpin blok adalah mengumpulkan dukungan lebih banyak dari negara Asia untuk membantu Kyiv di tengah keresahan Eropa, karena benua itu dianggap tidak cukup berbuat untuk mengutuk Rusia dan mendukung Ukraina.

Pada awalnya bergabung dalam mengutuk invasi Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa, tetapi negara-negara seperti India dan Vietnam terus mengandalkan pasokan militer atau energi Rusia. Sementara, sekutu Barat seperti Jepang dan Korea Selatan tidak dapat mengirimkan senjata mematikan mereka untuk Ukraina, karena terbentur undang-undang dalam negeri.

Sejauh ini, Singapura adalah salah satu dari segelintir negara Asia yang bergabung dengan Barat dalam memberikan sanksi kepada Rusia.

“Kita harus mempertahankan prinsip-prinsip keamanan inti kapan pun, dan dimanapun mereka terancam, dari Ukraina hingga Laut China Selatan,” kata Borrell dalam forum tersebut, menurut pernyataan yang disiapkan yang dibagikan timnya dengan Politico.

“Uni Eropa berkomitmen untuk melakukan hal itu dan mengandalkan mitranya untuk melakukan hal yang sama," katanya, menegaskan bahwa angkatan laut negara-negara anggota telah terlibat dalam latihan angkatan laut di kawasan Asia-Pasifik.

Uni Eropa, katanya, siap untuk berbuat lebih banyak, tetapi kelompok itu perlu memastikan kerja sama bisa  beroperasi semaksimal mungkin.

Borrell juga akan menggambarkan Uni Eropa sebagai mitra keamanan yang dapat diandalkan, yang berbeda dari "aliansi militer klasik" atau "kekuatan besar yang mengerahkan kekuatannya", merujuk pada AS dan China.

Agenda utama lain yang dibawa delegasi Eropa ke Singapura adalah bertemu Menteri Pertahanan China Li Shangfu.

Li telah masuk daftar hitam oleh AS karena perannya dalam mengatur pasokan militer China ke Rusia. Akibatnya, Li menolak bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin.

Li diharapkan bersedia untuk bertemu dengan beberapa rekannya dari Eropa.  

Borrell, yang juga bertanggung jawab atas kebijakan keamanan, telah mengkonfirmasi pertemuan dengan Li, menurut tiga diplomat yang mengetahui perencanaan acara tersebut.

Jerman dan Belanda, yang telah mengatur beberapa pertemuan dengan pejabat China dalam beberapa pekan terakhir, juga sedang mempertimbangkan pertemuan dengan Li.

Seorang pejabat UE, yang tidak mau disebut namanya, menekankan bahwa pesan Eropa bukan hanya tentang Ukraina, tetapi juga akan difokuskan pada komitmennya terhadap keamanan Indo-Pasifik di tengah perilaku tegas China.

Seorang pejabat UE lainnya mengatakan blok tersebut akan segera memperluas latihan bersama dengan Jepang, sementara juga meningkatkan koordinasi trilateral antara Brussel, Tokyo, dan Washington.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya