Berita

Potret Bos Wagner, Yevgeny Prigozhin diambil dari video yang dirilis pada Kamis, 1 Juni 2023/Net

Global

Ejek Tentara Rusia Badut, Bos Wagner Ogah Perang Lagi di Ukraina

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 19:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di perayaan ulang tahunnya yang ke 62, pendiri sekaligus pemimpin tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin kembali melontarkan kritikan baru pada pasukan militer Rusia.

Prigozhin yang kerap menuai kontroversi karena komentar blak-blakannya, kini dengan berani menyebut tentara Moskow dengan kata "badut".

Ia juga mengaku tidak akan membiarkan tentaranya berperang jika harus digabung dengan "badut-badut" Rusia. Tetapi akan bersedia ke medan perang kapan pun, jika mereka diberikan wewenang terpisah.


"Jika seluruh rantai (komando) 100 persen gagal dan hanya akan dipimpin oleh "badut" (Tentara Rusia) yang mengubah orang menjadi daging, maka kami (Wagner) tidak akan berpartisipasi di dalamnya,” tegas Prigozhin, seperti dimuat The National Post pada Kamis (1/6).

Di samping itu, Prigozhin juga mengonfirmasi bahwa anak buahnya akhirnya akan meninggalkan kota Bakhmut di Ukraina timur pada tanggal 5 Juni setelah menyerahkannya kepada tentara Rusia.  

Tentara bayaran Wagner merebut kota yang hancur itu pada akhir Mei setelah berbulan-bulan melakukan perang berdarah.

Pemilik restoran yang berubah menjadi tentara bayaran ini kerap menghina petinggi militer Presiden Vladimir Putin, terutama Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, atas kinerja mereka.

Prigozhin bahkan menolak dipanggil dengan julukan "Koki Putin". Atas keberhasilannya di Bakhmut, ia lebih pantas dipanggil "Penjagal Putin".

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya