Berita

Karnaval Merdeka Belajar di Yogyakarta, Minggu (28/5)/Ist

Nusantara

Karnaval Merdeka Belajar Bukti Budaya dan Pendidikan Berkaitan

RABU, 31 MEI 2023 | 19:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Karnaval Merdeka Belajar yang digelar Kemendikbud Ristek beberapa waktu lalu di Yogyakarta mempertegas bahwa budaya dan pendidikan tidak dapat dipisahkan.

Karnaval Merdeka Belajar yang melibatkan pelaku seni, pegiat budaya, pemerhati pendidikan, hingga pelajar itu mengusung filosofi trilogi pendidikan dari Ki Hadjar Dewantara, yaitu Handaya Karsa Hambangun Tuladha yang bermakna momentum kebersamaan di ruang publik.

“Mereka mempraktikkan ilmu pengetahuan ke khazanah lokal dan adat-istiadat. Ada persinggungan di situ (pendidikan dan budaya) yang mengartikan budaya sebagai karya intelektual,” kata Direktur Pusat Studi Sosio-Budaya Nusantara Universitas Nasional (Unas), Iskandarsyah Siregar, Rabu (31/5).


Iskandarsyah melanjutkan, melalui Karnaval Merdeka Belajar masyarakat diajak memahami hasil pendidikan mewariskan sisi positif ke depannya, salah satunya karya budaya.

“Karnaval Merdeka Belajar seperti festival penyemangat untuk masyarakat supaya tidak lelah belajar untuk keberlangsungan masa depan bangsa,” lanjut Iskandarsyah.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Hilmar Farid menilai kreativitas budaya punya andil besar terhadap terwujudnya Merdeka Belajar yang diinisiasi pemerintah.

Dari karya budaya, bisa lahir bakat, minat, dan potensi setiap orang yang berkaitan dengan sasaran Merdeka Belajar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya