Berita

Pendiri Wagner Group, Yevgeny Prigozhin/Net

Dunia

Bos Wagner Kritik Pejabat Militer Rusia atas Serangan Drone Ukraina

RABU, 31 MEI 2023 | 19:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Serangan drone Ukraina yang menyasar di Rusia pada Selasa (30/5), telah mendapat kritikan keras dari pendiri sekaligus pemimpin tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin.

Kepala kelompok paramiliter itu menyalahkan para pejabat militer Rusia atas serangan pesawat tak berawak terbesar itu yang dapat mendarat di distrik dekat daerah tempat tinggal Presiden Vladimir Putin dan elit Rusia lainnya.

Menurutnya dalam pernyataan yang ia keluarkan di Telegram, para pejabat pertahanan itu seharusnya melakukan tindakan cepat untuk mengamankan wilayahnya dari serangan Ukraina.


“Keluar dari kantor tempat Anda ditempatkan untuk membela negara ini. Anda adalah Kementerian Pertahanan. Anda tidak melakukan apa-apa untuk maju. Mengapa Anda membiarkan drone ini terbang ke Moskow,?" ujar Prigozhin.

Berdasarkan laporan yang dimuat Anadolu Agency, Rabu (31/5), dalam kritikan yang ia lontarkan itu, bos Wagner mengatakan bahwa ia memiliki hak seperti warga negara lainnya, untuk mempertanyakan kehadiran pejabat militer Rusia atas serangan tersebut.

Serangan pesawat tak berawak pada Selasa pagi yang diluncurkan Kyiv itu telah menyebabkan dua bangunan di Moskow rusak, dan melukai dua orang di dekat lokasi tersebut.

Menanggapi serangan terbaru itu, Putin menuding bahwa Kyiv tengah berusaha untuk mengintimidasi warga sipil Rusia, dan menggambarkan serangan itu sebagai tanda yang jelas dari aktivitas teroris.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya