Berita

Sandiaga Salahuddin Uno/RMOL

Politik

Sandiaga Uno Tidak Cocok dengan Konsep Perubahan, tapi Konsep Kelanjutan

RABU, 31 MEI 2023 | 17:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak cocok dengan konsep perubahan. Tetapi, dia lebih cocok dengan konsep percepatan dan kelanjutan.

Hal ini menyiratkan, bahwa Sandiaga memiliki misi lebih nyaman dengan kubu Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto ketimbang dengan Anies Baswedan yang diusung Koalisi perubahan untuk Persatuan (KPP).

Hanya saja, Sandiaga Uno mengatakan sebatas ketidakcocokannya dengan konsep perubahan berdasarkan pengalaman. Dia tidak secara gamblang, soal tidak suka itu akan bermuara pada koalisi mana.


"Ini berdasarkan data yang saya miliki dan pengalaman yang saya lalui selama ada di kabinet Indonesia maju," kata Sandiaga di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/5).

Menurutnya, pemimpin ke depan harus melanjutkan pembangunan yang saat ini sudah dilakukan Presiden Joko Widodo bukan melakukan perubahan.

"Dan capaian-capaian yang berbuah terhadap tingkat kepuasan kepada pemerintah Jokowi di angka hampir 80 persen," katanya.

Sama seperti pengalamannya membangun DKI Jakarta yang berusaha melanjutkan program Basuki Tjahaja Purnama ketika bersama Anies Baswedan dahulu. Meskipun harus berhenti di tengah jalan.

"Di tengah-tengah Pilgub DKI kita akhirnya mengubah narasi kita bahwa kita akan melanjutkan program-program Pak Ahok yang bagus waktu itu, KJP tapi kita perbaiki, KJP plus, KJS, KJS Plus," ujarnya.

"Beberapa program-program unggulan kita justru teruskan karena ini yang telah dipotret, tingkat kepuasan masyarakat yang sangat tinggi kepada pemerintah angka 80 persen," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya