Berita

Presiden AS, Joe Biden/Net

Dunia

AS Klaim Nggak Ikut-ikutan Soal Serangan Ukraina di dalam Wilayah Rusia

RABU, 31 MEI 2023 | 10:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terkait serangan drone yang menyasar wilayah di dalam Rusia, Amerika Serikat mengaku tidak mendukung apalagi ikut campur dalam strategi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Juru Bicara Gedung Putih menjelaskan pihaknya tengah mengumpulkan informasi rinci terkait kebenaran serangan tersebut.

Ia menekankan, bahwa AS sebenarnya tidak mendukung serangan yang diduga dilakukan oleh Ukraina terhadap wilayah Rusia.  


"Secara umum, kami tidak mendukung serangan di dalam Rusia," tegasnya, seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (31/5).

Saat ini fokus AS bukan untuk menghancurkan balik Rusia, melainkan membantu Ukraina merebut kembali wilayah yang dianeksasi.

"Washington berfokus untuk menyediakan Ukraina dengan peralatan dan pelatihan yang mereka butuhkan untuk merebut kembali wilayah kedaulatan mereka sendiri," klaim Jubir.

Walikota Moskow pada Selasa (30/5) melaporkan adanya serangan drone terbesar yang diarahkan Ukraina ke distrik dekat daerah tempat tinggal Presiden Vladimir Putin dan elit Rusia lainnya. Dua orang terluka dalam insiden itu.

Merespon serangan terbaru, Putin menegaskan itu hanya upaya Ukraina untuk menakut-nakuti Rusia. Sehingga ia memerintahkan agar pertahanan udara di sekitar ibu kota diperkuat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya