Berita

Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Hukum

Pembekalan Antikorupsi Menyasar Kementerian BUMN

RABU, 31 MEI 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah Kementerian ATR/BPN dan PUPR, giliran jajaran Kementerian BUMN mendapat pembekalan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program Executive Briefing Paku Integritas.

Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, mengatakan, penguatan integritas untuk Kementerian BUMN berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (31/5) pukul 08.30 WIB.

"Materi disampaikan langsung Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak,di antaranya dua Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo," kata Ipi kepada wartawan, Rabu pagi (31/5).


Pejabat lainnya adalah Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Hattari; Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi, Tedi Bharata; Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko, Nawal Nely; dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, Loto Srinaita Ginting, beserta pasangan masing-masing.

"Upaya pencegahan korupsi yang didorong KPK, salah satunya pendekatan pendidikan, dalam hal ini Program Paku Integritas," katanya.

Pihaknya mencatat sejumlah kasus korupsi melibatkan BUMN, diantaranya suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, korupsi terkait pembayaran komisi pada kegiatan fiktif agen PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) dalam penutupan Asuransi Oil & Gas pada BP Migas-KKKS 2010-2012 dan 2012-2014.

Kemudian korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan sub kontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan korupsi pada pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang yang dibiayai APBN TA 2006-2011 atas nama terdakwa korporasi PT Nindya Karya (Persero), dan lainnya.

Kali ini KPK juga memaparkan program-program pencegahan korupsi yang dapat diimplementasikan Kementerian BUMN, berkaca pada hasil Survei Penilaian Integritas (SPI).

Kementerian BUMN meraih skor cukup tinggi pada pelaksanaan SPI 2022, yaitu 81,5 dari skor rata-rata nasional 71,94. Skor itu turun dari 2021, dengan raihan 83,3.

Meski begitu, kata Ipi, masih ada kerentanan korupsi pada delapan area survei, terkait tingkat keyakinan risiko kejadian suap dan gratifikasi, persepsi keberadaan trading in influence, risiko penyalahgunaan pengadaan barang dan jasa, risiko konflik kepentingan pengelolaan SDM, risiko penyalahgunaan fasilitas kantor, risiko penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas, risiko penyalahgunaan anggaran SPJ honor, serta risiko jual beli jabatan dalam promosi dan mutasi.

"Dari hasil SPI itu, KPK telah memberikan rekomendasi dan bersama-sama Kementerian BUMN menyusun rencana aksi perbaikan yang implementasinya dimonitor KPK," pungkas Ipi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya