Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ribuan Pengungsi di Kenya Terdampak Kolera, MSF Serukan Bantuan

SELASA, 30 MEI 2023 | 22:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan pengungsi di kamp Dadaab Kenya terkena dampak kolera, setelah wabah di fasilitas pengungsian itu terus merebak.

Menurut sebuah badan amal kemanusiaan, Doctors Without Borders (MSF), sejauh ini ada 2.786 pengungsi yang telah terkena dampak kolera di kamp itu, dan ada risiko wabah penyakit gastro-intestinal lainnya yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat.

Untuk itu, MSF dalam pernyataannya mendesak kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat internasional untuk segera menanggapi krisis yang terjadi di kamp Dadaab sebelum penyakit lainnya menjangkit para pengungsi.


Kelompok tersebut menuturkan bahwa kamp lain perlu dibangun untuk mengurangi kepadatan yang ada serta membangun sanitasi yang baik di kamp itu untuk mencegah penyebaran wabah kolera dan wabah lain lebih lanjut.

“Semua upaya untuk mengurangi kepadatan harus mencakup investasi yang signifikan di sektor air, sanitasi, dan kebersihan untuk memastikan standar hidup minimum bagi para pengungsi di semua kamp,” kata Direktur MSF di Kenya, Hassan Maiyaki.

Seperti dimuat Alarabiya, kamp-kamp di Dadaab dikabarkan telah melebihi kapasitasnya, dengan lebih dari 300 ribu orang tercatat berada di kamp tersebut dengan kondisi kamp, dan sanitasi yang memprihatinkan di wilayah itu.

Akibatnya, layanan air dan sanitasi yang baik menjadi sulit didapatkan di kamp tersebut karena membludaknya para pengungsi di Kenya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya