Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Begitu yang ditulis oleh seorang analis urusan internasional Korea Utara, Ri Jong Su yang mengeluarkan artikel berjudul "Australia yang Terobsesi dengan Penjilat Pro-AS Tidak Memiliki Masa Depan" pada Minggu (28/5).
Dalam penjelasannya, Ri menuturkan bahwa baru-baru ini Kementerian Luar Negeri Australia mengumumkan perpanjangan sanksinya terhadap individu dan enam perusahaan Korut, setelah AS melakukan hal serupa untuk menekan Pyongyang.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01