Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Begitu yang ditulis oleh seorang analis urusan internasional Korea Utara, Ri Jong Su yang mengeluarkan artikel berjudul "Australia yang Terobsesi dengan Penjilat Pro-AS Tidak Memiliki Masa Depan" pada Minggu (28/5).
Dalam penjelasannya, Ri menuturkan bahwa baru-baru ini Kementerian Luar Negeri Australia mengumumkan perpanjangan sanksinya terhadap individu dan enam perusahaan Korut, setelah AS melakukan hal serupa untuk menekan Pyongyang.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42