Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Begitu yang ditulis oleh seorang analis urusan internasional Korea Utara, Ri Jong Su yang mengeluarkan artikel berjudul "Australia yang Terobsesi dengan Penjilat Pro-AS Tidak Memiliki Masa Depan" pada Minggu (28/5).
Dalam penjelasannya, Ri menuturkan bahwa baru-baru ini Kementerian Luar Negeri Australia mengumumkan perpanjangan sanksinya terhadap individu dan enam perusahaan Korut, setelah AS melakukan hal serupa untuk menekan Pyongyang.
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59
UPDATE
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15