Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puncak Gelombang Baru Covid-19 di China akan Terjadi Akhir Juni, Diperkirakan 65 Juta Orang Terinfeksi

SENIN, 29 MEI 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang baru kasus Covid-19 yang saat ini terjadi di China diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Juni mendatang dengan 65 juta orang terinfeksi setiap minggunya.

Peringatan dari Epidemiolog Zhong Nanshan itu datang pekan lalu, di tengah upaya Otoritas China untuk meningkatkan vaksinasi di antara 1,4 miliar orang di negara itu akibat varian baru virus corona XBB yang bermutasi.

"Dipimpin oleh strain Omicron XBB, kebangkitan terbaru Covid-19 mulai menyebar pada pertengahan April," kata Zhong kepada Forum Sains Greater Bay Area di Guangzhou, seperti dikutip dari AP, Senin (29/5).


"Kasus diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar 40 juta seminggu akhir bulan ini dan 65 juta seminggu pada akhir Juni," katanya.

Zhong mengungkapkan bahwa regulator China sudah menyetujui dua jenis vaksin untuk varian XBB dengan tiga hingga empat lagi akan segera diberi lampu hijau.

"China bisa menjadi yang terdepan di dunia dalam mengembangkan vaksin yang lebih efektif," tambahnya.

Sementara China telah berhenti merilis perkiraan resmi nasional tentang jumlah kasus, wabah baru bisa menjadi gelombang penyakit terbesar yang pernah tercatat sejak kebijakan "Nol Covid" dihapuskan akhir tahun lalu.

Tetapi pejabat China bersikeras bahwa gelombang saat ini tidak akan terlalu parah.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya