Berita

Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Soal Putusan MK, PKS: Isunya Jangan Diubah jadi Kebocoran Informasi

SENIN, 29 MEI 2023 | 13:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Cuitan mantan Wamenkumham Denny Indrayana soal dugaan kebocoran informasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemutusan sistem pemilu tertutup menuai banyak pro dan kontra.

Bahkan, Menko Polhukam Mahfud MD meminta Polri untuk selidiki informasi yang bocor tersebut.

Menyikapi dinamika ini, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta publik agar jangan sampai terbawa arus soal dugaan kebocoran informasi.


Melainkan, kata Wakil Ketua MPR RI ini, yang harus dilakukan adalah mengawal terus isi dari informasi yang beredar terkait keputusan sistem pemilu tertutup.

"Jangan sampai isunya bergeser jadi kebocoran atau tidak kebocoran. Jadi, jangan isunya diubah jadi kebocoran," kata Hidayat di Lobi Nusantara II Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/5).

Sebaliknya, pemilik akronim HNW itu menyebutkan, apabila informasi tersebut sesuai dengan keputusan yang bocor maka akan jadi permasalahan baru di republik ini.

"Bila benar akan diubah maka dia justru bertentangan dengan konstitusi yang harus dikawal oleh MK di Pasal 22e ayat 2 di mana Pemilu itu untuk memilih anggota bukan parpol. Jadi kalau MK mengubah jadi memilih parpol justru bertentangan dengan konstitusi," katanya.

Maka dari itu, Hidayat meyakini bahwa keputusan yang terlanjur tersebar di publik harus segera dikritisi.

"Kalaupun tidak bocor kemudian putusannya seperti yang tadi bocor, kan tetap bermasalah," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya