Berita

Penampakan air kanal yang berubah warna menjadi hijau neon di bawah jembatan Rialto, Venesia Italia pada Minggu, 28 Mei 2023/Net

Dunia

Air Kanal di Bawah Jembatan Rialto Venesia Tiba-tiba Berubah Jadi Hijau Neon

SENIN, 29 MEI 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Saluran air kanal di bawah jembatan Rialto Venesia, Italia, secara tiba-tiba berubah warna menjadi hijau neon pada Minggu (28/5).

Gubernur wilayah Veneto, Luca Zaia, memposting foto cairan hijau yang menyebar melalui air di dekat Jembatan Rialto yang melengkung.  

Zaia menjelaskan pihaknya langsung merespon insiden tersebut dengan menggelar rapat darurat untuk mengidentifikasi penyebab perubahan warna.


"Kami mengadakan pertemuan darurat pasukan polisi untuk memahami apa yang terjadi. Kami akan mempelajari kemungkinan tindakan pencegahan," ujarnya, seperti dimuat AFP.

Badan perlindungan lingkungan regional telah menerima sampel air hijau neon itu dan akan mencari tahu zat apa yang digunakan untuk mengubah warna air.

Berbagai teori muncul, termasuk kemungkinan ganggang atau zat yang tersebar secara ilegal di kanal.

Insiden terbaru mirip dengan aksi protes yang terjadi baru-baru ini di Italia. Di mana kelompok lingkungan telah mewarnai monumen dan menggunakan arang nabati untuk mengubah air mancur Trevi Roma menjadi hitam sebagai protes terhadap bahan bakar fosil.

Terlepas dari aksi protes sejenis, hingga kini tidak ada kelompok aktivis iklim dan lingkungan yang muncul ataupun mengaku bertanggung jawab atas perubahan warna air kanal Venesia.

Kendati demikian, ini juga bukan pertama kalinya air kanal Italia berubah menjadi hijau.

Pada tahun 1968, seniman Argentina Nicolas Garcia Uriburu mewarnai perairan hijau Kanal Besar Venesia dengan pewarna neon selama Biennale Venesia ke-34 dalam aksi untuk mempromosikan kesadaran ekologis.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya