Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi/RMOL
Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi/RMOL
Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan bahwa dalam sebuah operasi, peperangan psikologis selalu bertujuan untuk membangkitkan reaksi psikologis terencana pada sasaran. Selain itu, penyandera ingin menghancurkan moral melalui serangkaian taktik yang bertujuan untuk menekan kondisi psikologis pihak lawan.
"Nah setiap operasi, selalu akan berpeluang diimbangi oleh kontra-operasi dari pihak sebaliknya," demikian pendapat Khairul Fahmi, Minggu malam (28/5).
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06
Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43
Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09
Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19
UPDATE
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05