Berita

Upacara peresmian gedung parlemen India yang baru, dipimpin oleh PM Narendra Modi pada Minggu, 28 Mei 2023/Net

Dunia

Tinggalkan Arsitektur Era Kolonial Inggris, Modi Resmikan Gedung Parlemen Baru untuk India

MINGGU, 28 MEI 2023 | 23:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gedung parlemen India yang baru telah selesai dibangun dan diresmikan secara langsung oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada Minggu (28/5).

Upacara peresmian gedung dilakukan oleh pagi-pagi sekali. Modi ditemani para menteri kabinet melakukan ritual doa di luar kompleks dan menyalakan menyalakan lampu tradisional di dalam gedung parlemen.

Kompleks modern yang dibangun dengan biaya senilai 2,4 miliar dolar AS atau Rp 36 triliun itu bertujuan untuk merombak arsitektur era kolonial Inggris di New Delhi dan menggantinya dengan bangunan parlemen yang lebih modern dan mencerminkan budaya, tradisi, dan simbol India.


“Parlemen baru kita benar-benar merupakan mercusuar demokrasi kita. Itu mencerminkan warisan bangsa yang kaya dan aspirasi yang bersemangat untuk masa depan,” cuit Modi di Twitter.

Kompleks parlemen berbentuk segitiga berdiri tepat di seberang gedung parlemen bersejarah yang dibangun oleh arsitek Inggris Edwin Lutyens dan Herbert Baker pada tahun 1927, dua dekade sebelum kemerdekaan India.

Gedung peninggalan Inggris itu disebut akan ditinggalkan dan diubah menjadi museum.

Selain teknologi modern, parlemen baru memiliki total 1.272 kursi di dua kamar, hampir 500 lebih banyak dari gedung lama, dan setidaknya tiga kali lebih banyak ruang untuk menampung anggota parlemen baru di negara berpenduduk paling banyak di dunia.
 
Kendati demikian, acara peresmian gedung baru diboikot oleh 20 partai oposisi. Mereka menolak untuk berpartisipasi karena yang seharusnya meresmikan gedung adalah presiden, selaku eksekutif tertinggi negara.

Modi membantah argumen oposisi, dengan mengatakan tidak ada protokol yang dilanggar dan perdana menteri menghormati kepala negara konstitusional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya