Berita

Airlangga Hartarto bersama Zulkifli Hasan/Net

Politik

Duet Airlangga-Zulhas Diyakini jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

MINGGU, 28 MEI 2023 | 22:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pasangan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Ketum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas diyakini akan menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Jika Airlangga dan Zulhas segera mendeklarasikan diri, maka saya kira akan menjadi hal yang positif, dengan berpeluangnya 4 kandidat maka bakal calon Golkar dan PAN akan menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2024 mendatang," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/5).

Saiful mengatakan, jika melihat pertarungan dari bakal calon yang ada, semua masih serba terbuka. Baik Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan belum tentu dapat memenangkan kontestasi.


"Selain publik sudah jumud dan bosan dengan ketiga tokoh tersebut, publik juga mengharapkan sosok baru yang dapat tampil dan mewarnai negeri untuk 5 tahun mendatang," kata Saiful.

Sehingga kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika melihat track record Airlangga dan Zulhas, sangat mungkin kedua mendapatkan simpati publik.

Airlangga misalnya kata Saiful, dinilai berhasil dalam mengatasi kondisi darurat ekonomi pada saat covid, begitu juga Zulhas yang dinilai berhasil dalam meningkatkan angka ekspor dan menanggulangi kelangkaan minyak goreng serta sembilan bahan pokok.

"Publik melihat keduanya adalah pasangan serasi dan dapat memikat pemilih, apalagi Airlangga dan Zulhas seringkali berhubungan dengan masyarakat bawah dalam mengurus hal-hal yang bersifat teknis perekonomian mikro dan makro di lapangan," pungkas Saiful.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya