Berita

Penyerahan buku berjudul "Teori Pendidikan Islam: Tinjauan Qur’ani dan Filosofis" oleh Ibu Negara Republik Islam Iran, Jamileh Alamolhoda kepada Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana/Net

Nusantara

Kader Muhammadiyah Berhasil Terjemahkan Buku Karya Ibu Negara Iran yang Dihadiahkan untuk Iriana Jokowi

MINGGU, 28 MEI 2023 | 16:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah buku berjudul "Teori Pendidikan Islam: Tinjauan Qur’ani dan Filosofis" yang ditulis oleh Ibu Negara Republik Islam Iran, Jamileh Alamolhoda telah berhasil diterjemahkan oleh kader Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Iran 2023-2025, Lisyati Fatimah.

Buku setebal 600 lembar itu menjadi istimewa karena pernah Alamolhoda berikan kepada Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana dalam pertemuan mereka berdua sebelum acara peluncuran.

Sang penerjemah, Lisyati Fatimah merupakan mahasiswa Doktor Pemikiran Islam Kontemporer di Mustafa International University, Teheran, Iran.


Fatimah mengaku termotivasi untuk melakukan penerjemahan, karena menurutnya buku itu sangat penting untuk menjadi pegangan dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Menurut paparan Fatimah, Teori pendidikan islam yang dipaparkan Alamolhoda menjelaskan nilai filsafat pendidikan dalam islam dengan argumentasi kuat dengan ciri khas tradisi filsafat islam yaitu hikmah muta’aliyah.

"Konsep tersebut belum terlalu dikenal di dunia pendidikan Indonesia. Sementara pendidikan Indonesia selama ini banyak mengadaptasi pendidikan Barat”, terang Fatimah, seperti dikutip dari laman Muhammadiyah pada Minggu (28/5).

Setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, buku itu akhirnya berhasil diluncurkan pada Selasa lalu (23/5) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra, bersamaan dengan kunjungan kenergaraan Alamolhoda ke Indonesia.

Dalam sambutannya, Alamolhoda mengatakan bahwa buku itu sebelumnya telah lebih dulu diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan bahasa Inggris. Tetapi baru pertama kali diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya