Berita

Goethe Institut di Moskow, Rusia/Net

Dunia

Ratusan ASN Jerman Angkat Kaki dari Rusia, Ada Perang Diplomatik?

MINGGU, 28 MEI 2023 | 09:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan pegawai negeri Jerman yang bekerja di sektor pendidikan dan kebudayaan harus meninggalkan Rusia menyusul permintaan Moskow agar Berlin memangkas staf diplomatiknya.

Sumber pemerintah Jerman mengatakan Rusia telah meminta pihaknya untuk mengurangi kehadiran di lembaga publik seperti organisasi budaya Goethe Institute dan sekolah Jerman di Moskow pada awal Juni ini.

Kabar ini awalnya muncul dalam sebuah laporan di harian Jerman, Sueddeutsche Zeitung yang menyebut telah terjadi deklarasi perang oleh Moskow terhadap Berlin.


"Ini adalah keputusan sepihak, tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat dipahami," kata kementerian luar negeri Jerman dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP pada Sabtu (27/5).

Laporan di harian Jerman menyebut otoritas di Berlin telah mencoba dalam beberapa pekan terakhir untuk membuat kementerian Rusia membatalkan keputusannya, tetapi tidak berhasil.

Akibatnya, pejabat Jerman, staf diplomatik dan konsuler, tetapi terutama mereka yang bekerja di bidang budaya dan pendidikan, akan diminta untuk berkemas dalam beberapa hari mendatang.

Jerman dikenal sebagai mitra ekonomi yang dekat dengan Rusia, namun kemudian menjauh setelah Moskow menginvasi Ukraina.

Pada pertengahan April, Jerman mengusir sejumlah diplomat Rusia untuk mengurangi kehadiran dinas intelijen yang memicu tanggapan balasan dari Moskow yang mengeluarkan sekitar 20 staf kedutaan Jerman.

Masih pada bulan yang sama, kementerian luar negeri Rusia menetapkan batas atas jumlah diplomat Jerman dan perwakilan organisasi publik yang diizinkan untuk tinggal di Rusia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya