Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Mary Ng/Ist

Politik

Di Sela Perundingan ICA-CEPA, Indonesia-Kanada Bahas Sertifikasi Halal

SABTU, 27 MEI 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Indonesia dan Kanada mendorong segera direalisasikannya sertifikat halal, memanfaatkan momen rangkaian pertemuan menteri perdagangan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF), di Detroit, Amerika Serikat, Jumat (26/5) waktu setempat.

Melalui rilis yang diterima redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/5), digambarkan, pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Mary Ng, berlangsung hangat, Jumat pagi (26/5).

Pada kesempatan itu Menteri Mary Ng menyampaikan selamat atas sukses Indonesia menggelar Presidensi G20 2022 dan Keketuaan ASEAN 2023.


Dia juga menyampaikan harapan agar dapat segera menyelesaikan perundingan Indonesia?"Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), serta dapat segera mewujudkan komitmen kerjasama halal untuk produk?"produk Kanada.

Menanggapi itu, Menko Airlangga menyampaikan, “Penyelesaian Indonesia-Kanada CEPA merupakan salah satu prioritas presiden, selain itu juga mendorong terwujudnya kerja sama sertifikat halal Indonesia-Kanada”.

Seperti diketahui, kedua negara akan kembali bertemu untuk Perundingan Putaran ke-5 Indonesia?"Kanada CEPA, di Otawa, Kanada, pada 29 Mei?"2 Juni 2023.

Dengan adanya perjanjian dagang yang komprehensif dan kerjasama sertifikat halal, diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara, khususnya perdagangan dan investasi.

Kedua menteri juga berdiskusi tentang satuan tugas untuk kerja sama ekonomi Indonesia?"Kanada, sehingga implementasi kerja sama ekonomi dapat lebih pragmatis dan praktis.
 
Menteri Mary Ng juga menyampaikan ketertarikan Kanada untuk kerja sama dengan Indonesia di sektor critical minerals.

“Kami baru saja bertemu Vale Indonesia, kami melihat potensi kerja sama perihal teknologi dan input pada mining value chain agar sesuai TSM (Towards Sustainable Mining),” kata Menteri Mary Ng.

Pertemuan kedua menteri juga membahas kemungkinan Kanada berpartisipasi dalam IPEF. Turut hadir dalam pertemuan bilateral tersebut Menteri Perindustrian. Agus Gumiwang, dan Duta Besar RI untuk AS, Rosan Roeslani.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya