Berita

Henry Kissinger/Net

Dunia

Negarawan AS Henry Kissinger Berulang Tahun ke-100

SABTU, 27 MEI 2023 | 12:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat dalam sejarah AS yang pernah menjadi menteri luar negeri sekaligus penasihat keamanan nasional presiden, berulang tahun ke-100, hari ini, 27 Mei 2023.

Lahir di Bavaria Fuerth, Jerman, pada 27 Mei 1923, Henry Kissinger memiliki nama asli Heinz Alfred Kissinger. Ia berasal dari keluarga Yahudi kelas menengah yang mungkin tidak akan mengira bahwa di masa depannya akan menjadi tokoh dunia yang disegani.

Ayahnya adalah seorang guru sekolah dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Pada tahun 1938, keluarganya pindah ke London dan kemudian beremigrasi ke Amerika Serikat (New York).


Di usia 20 tahun, Kissinger menerima kewarganegaraan Amerika dan langsung mengikuti wajib militer.  Kemampuannya berbahasa Jerman membuat ia ditarik ke bidang intelijen militer.

Dikutip dari TASS, ia memulai karirnya sebagai dosen di Harvard, dan terdaftar sebagai profesor di Universitas tersebut hingga tahun 1971. Di sana, dia memimpin wadah pemikir AS, seperti Dewan Hubungan Luar Negeri serta sejumlah proyek penelitian kebijakan luar negeri dan keamanan nasional.

Ia kemudian bekerja di lembaga pemerintah di bawah Presiden Dwight Eisenhower (1953-1961), John F. Kennedy (1961-1963) dan Lyndon Johnson (1963-1969).

Dalam perjalanannya, Henry Kissinger disebut-sebut sebagai patriark diplomasi AS, yang memainkan peran kunci dalam membentuk kebijakan Washington pada tahun 1970-an. Orangnya menyebutnya, 'bapak kebijakan' terutama tentang hubungan antara AS dan Uni Soviet, serta 'penganjur dialog' dalam kaitannya dengan hubungan diplomatik Washington dengan Beijing pada 1979.

Pada 1973, dia dianugerahi Nobel Perdamaian setelah dianggap sukses menegosiasikan akhir perang di Vietnam dan persiapan Perjanjian Perdamaian Paris. Seharusnya dia menerima penghargaan itu bersama dengan diplomat dan negarawan Vietnam Le Duc Tho. Sayangnya, Le Duc Tho menolak untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut karena menurutnya, perjuangan Vietnam "mengusir pasukan kolonia AS” belum berakhir.

Kissinger juga dikenal dengan upaya aktifnya menyelesaikan konflik Arab-Israel dengan melakukan "diplomasi ulang-alik".

Hingga kini pun, suara Henry Kissinger masih didengar. Mengenai perang di Ukraina, Kissinger misalnya mengusulkan perundingan "dalam waktu dekat" untuk mencegah konflik yang lebih besar lagi. Namun Ukraina menolak pandangan Kissinger, yang mereka sebut "memenangkan sang agresor" Rusia.

Dalam sebuah wawancara  Kissinger pernah menyebut Rusia sebagai negara  dengan sejarah yang hebat, mengakui bahwa dia merasa sulit membayangkan tatanan internasional di mana Rusia tidak akan menjadi salah satu aktor utamanya. Rusia harus memiliki suara dalam semua masalah dunia, dan pada akhirnya itu akan terjadi, kata Kissinger saat itu.

Namun setelahnya, ia merevisi pandangannya itu dan bergabung untuk menyerukan agar Ukraina dimasukkan ke dalam NATO. Dia berargumen bahwa "lebih baik memiliki Ukraina di NATO, di mana Ukraina tidak dapat membuat keputusan nasional atas klaim teritorial" dan meluncurkan petualangan militer.

Dukungan kepada Kissinger tak terhingga, tetapi bukan berarti ia tanpa kritik. Untuk para kritikus, dia adalah seorang diplomat jahat yang mengamini pembunuhan massal. Ia dianggap berperan besar dalam pemboman besar-besaran di Kamboja untuk memutus jalur pasokan tentara Vietcong pada tahun 1969. Sekitar 50 ribu sampai 150 ribu penduduk sipil tewas dalam pemboman itu.

Bagaimana pun, suami dari Nancy Kissinger ini pernah dianugerahi penghargaan sipil tertinggi AS, Presidential Medal of Freedom, pada 1977. Kemudian pada 1995, dia dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Ratu Elizabeth II, dari Inggris Raya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya