Berita

Bentrokan antara polisi Kosovo dan pengunjuk rasa etnis Serbia di kota Zvecan/Net

Dunia

Ketegangan Meluas di Perbatasan Serbia-Kosovo, Vucic Perintahkan Tentara dalam Siaga Tinggi

SABTU, 27 MEI 2023 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serbia pada Jumat (25/5) menyiapkan pasukannya dalam siaga tinggi, menyusul Dekrit Presiden yang memerintahkan tentara negara dan unit-unitnya bergerak lebih dekat ke perbatasan dengan Kosovo.

Surat kabar Vecernje Novosti melaporkan pada Jumat (26/5), Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengeluarkan dekrit itu di tengah ketegangan yang semakin meningkat di empat kota berpenduduk Serbia di bagian utara Kosovo dan Metohija.

Warga Serbia di wilayah itu bentrok dengan petugas penegak hukum Kosovo. Media lokal melaporkan bahwa polisi menembakkan gas air mata ke arah kerumunan yang berkumpul di depan gedung pemerintah kota.


Lima petugas terluka ringan dan 10 warga dilarikan ke rumah sakit.

Vucic saat menandatangani dektrit, menyerukan kepada pejabat NATO untuk mengambil tindakan segera untuk mengakhiri kekerasan yang dilakukan terhadap penduduk Serbia di Kosovo.

Sepanjang hari selama beberapa hari, terdengar bunyi sirine tanda situasi dalam bahaya. Saluran telekomunikasi mengalami gangguan, dan suara petugas yang mengeluarkan granat kejut serta gas air mata menambah suasana semakin mencekam.

Ketegangan dua negara yang bermusuhan kali ini dipicu oleh aksi boikot pemilu lokal pada 23 April lalu.

Pemilihan lokal berlangsung di empat kotamadya - Zvecan, Zubin Potok, Leposavic dan Mitrovica Utara - di bagian utara Kosovo dan Metohija.

Sekitar 50.000 orang Serbia yang tinggal di empat kotamadya di Kosovo utara tersebut  menolak pemungutan suara sebagai protes bahwa tuntutan mereka untuk otonomi tidak dipenuhi. Ini adalah kemunduran baru untuk kesepakatan damai antara Kosovo dan Serbia.

Orang Serbia di wilayah utara Kosovo tidak menerima deklarasi kemerdekaan Kosovo tahun 2008 dari Serbia, hampir satu dekade setelah berakhirnya perang di sana, dan masih menganggap Beograd sebagai ibu kota mereka.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya