Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri saat memberikan pembekalan antikorupsi dalam acara Executive Briefing Paku Integritas di hadapan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono/Ist

Hukum

KPK Bekali Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Jajaran Penguatan Integritas

KAMIS, 25 MEI 2023 | 16:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

KPK mengapresiasi jajaran Kementerian PUPR telah melakukan upaya perubahan, khususnya di area pengadaan. Mengingat, modus korupsi kerap terjadi di setiap tahapan, termasuk pengadaan.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri saat memberikan pembekalan antikorupsi dalam acara Executive Briefing Paku Integritas di hadapan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono beserta jajarannya yang didampingi pasangan masing-masing di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (25/5).

Firli mengatakan, kerawanan tindak pidana korupsi muncul karena lemah dan gagalnya suatu sistem. Untuk itu KPK berupaya melakukan perbaikan sistem dan penguatan terhadap nilai-nilai integritas bagi para penyelenggara negara, melalui program Penguatan Anti Korupsi Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas).


“KPK berupaya meningkatkan komitmen integritas dan penanaman budaya antikorupsi, baik di lingkungan pendidikan dan pencegahan. Harapannya para jajaran dan pegawai di lingkungan PUPR dapat menjadi agen pembangun integritas di satuan kerja masing-masing,” ujar Firli.

Firli menilai, kegiatan Paku Integritas memiliki nilai penting, mengingat beberapa titik rawan korupsi ada di lingkungan Kementerian PUPR. Berdasarkan temuan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2022, titik rawan berada pada tiga area, seperti penyalahgunaan pengelolaan pengadaan barang, penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas, dan penyalahgunaan kantor untuk kepentingan pribadi.

Namun demikian, KPK mengapresiasi jajaran Kementerian PUPR yang telah melakukan upaya perubahan khususnya di area pengadaan. Hal ini mengingat modus korupsi yang kerap terjadi di setiap tahapan, seperti perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, bahkan pengawasan itu sendiri.

“Artinya PUPR sadar bahwa sistem harus diperbaiki, mulai dari perubahan struktural yang sangat krusial, instrumental melalui pembuatan SOP pencegahan korupsi, dan penanaman nilai kultural,” kata Firli.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, setiap pemimpin wajib mematuhi kode etik dan aturan yang berlaku, menghindari konflik kepentingan dalam pengadaan barang/jasa, rotasi-mutasi atau rekrutmen.

Selain itu kata Alex, pemimpin juga harus menolak gratifikasi, memberi contoh atau keteladanan, menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari, serta menciptakan kebijakan yang mendukung iklim antikorupsi.

“Pemimpin wajib menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, ikhlas, penuh integritas, profesional, dan mencegah terjadinya korupsi di lingkungan kantor,” kata Alex.

Pada tahap pertama kegiatan Paku Integritas ini, menghadirkan 10 peserta dari jajaran eselon I Kementerian PUPR beserta istri. Tahap kedua nantinya akan digelar pada 14 Juni 2023 dengan agenda berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus untuk para perempuan jajaran Kementerian PUPR.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya