Berita

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf (kanan) menerima kunjungan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir/Ist

Politik

Soal Restu Capres Cawapres, Gus Yahya: Bukan Urusan PBNU

KAMIS, 25 MEI 2023 | 16:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tegas tidak mau terlibat dalam urusan memberi restu kepada bakal calon presiden maupun calon wakil presiden di Pemilu 2024.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya mempersilakan masyarakat untuk menentukan sendiri pilihan calon pemimpinnya.

“Kalau sekarang sampeyan nanya, merestui Ganjar Pranowo? Apakah saya harus jawab? Kan enggak, bukan urusan kita," kata Gus Yahya usai menerima kunjungan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).


Menurut Gus Yahya, urusan pencapresan adalah ranah partai politik. PBNU sebagai ormas keagamaan tidak mau diseret dalam menentukan siapa sosok yang cocok terhadap pilihan masing-masing parpol.

"Apakah saya merestui Prabowo? Ya enggak akan saya jawab, wong bukan urusan kita. Wapres ini direstui? Enggak akan saya jawab, wong bukan urusan kita. Silakan masyarakat menilai sendiri ya,” tegasnya.

Gus Yahya juga mewanti-wanti untuk tidak menggunakan identitas NU dalam kontestasi Pilpres. Politik identitas dianggap berbahaya, karena bisa mendorong perpecahan di masyarakat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya