Berita

Jumlah jemaah haji lansia mencapai 67 ribu pada musim haji tahun ini/Net

Nusantara

Ada 67 Ribu Jemaah Haji Lansia, PPIH Harus Beri Pelayanan Maksimal

KAMIS, 25 MEI 2023 | 09:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tagline "Haji Ramah Lansia" pada pelaksanaan haji 2023 yang digaungkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas harus diterapkan dan dilaksanakan, sejak di Tanah Air hingga Tanah Suci.

Demikian disampaikan Tenaga Ahli Menteri Agama, Hasan Basri Sagala, saat meninjau Embarkasi Medan.

Sagala pun berkesempatan mendorong jemaah lansia asal Kabupaten Deli Serdang menggunakan kursi roda, atas nama Nuraini Siregar (92).


"Sebagai informasi, kloter 1 dari Embarkasi Medan berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan jumlah 360 termasuk petugas, sudah take off dari Kualanamu menuju Madinah. Disusul kloter II dari Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah yang sama 360 termasuk petugas haji," kata Sagala dikutip Kantor Berita RMOLJakarta dari laman Kemenag, Kamis (25/5).

Sagala selaku Koordinator Pengendali Teknis Pelayanan Haji Lansia PPIH 2023 Arab Saudi menyampaikan, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi jemaah haji lansia dalam menjalankan ibadah haji.

Terlebih, pada 2023 ini, dari kuota haji Indonesia sebanyak 229 ribu, di antaranya ada 67 ribu jemaah lansia.

Tentu dengan jumlah calon haji tersebut perlu dilakukan kinerja yang baik sehingga indeks pelayanan kepuasan jemaah haji Indonesia tahun 2022 yang mencapai 90,4 persen dapat ditingkatkan pada 2023, minimal dapat dipertahankan.

Artinya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus fokus dalam memberi pelayanan terbaik kepada para jemaah. Khususnya jemaah lansia yang memang butuh bantuan.

"Ada 67 ribu calon haji lansia tahun 2023, dan ini benar-benar harus menjadi perhatian petugas haji yang bertugas selama pelaksanaan ibadah haji," demikian Sagala.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya