Berita

Rizal Ramli bersama mahasiswa Universitas Indonesia/Net

Politik

Rizal Ramli: Mahasiswa Jangan Mau Digiring "Drakor" Copras Capres

RABU, 24 MEI 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mahasiswa sudah seharusnya tergerak dan berpikir kritis demi terwujudnya keadilan dan demokrasi di Tanah Air.

Sebagai generasi penerus, mahasiswa perlu fokus mengawal bangsa Indonesia agar lebih baik ke depan.

"Kawan-kawan mahasiswa, jangan mau tergiring 'Drakor' Copras-Capres. Fokus perbaiki sistem untuk mewujudkan demokrasi dan keadilan," begitu pesan tokoh Rizal Ramli yang disampaikan Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang kepada redaksi, Rabu (24/5).


Ada banyak persoalan yang patut dikawal mahasiswa agar tidak mengakibatkan Indonesia babak belur.

Salah satunya soal penerbitan Kitab Undang Undang Hukum Pidana melalui UU 1/2023. Sebab KUHP baru dinilai banyak pihak akan mengancam demokrasi, kebebasan berpendapat, dan hak-hak pribadi masyarakat.

Hal itu juga yang ditegaskan Rizal Ramli di hadapan mahasiswa Universitas Indonesia dalam agenda memperingati 25 tahun reformasi.

"Kalau ada mahasiswa (dan) rakyat mengkritik menteri, gubernur, bupati, anggota DPR bisa dipenjarakan. Ini jauh lebih sadis daripada zaman Soeharto (Presiden kedua RI)," tegas Rizal Ramli di hadapan mahasiswa Universitas Indonesia hari ini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengamat politik Rocky Gerung sebagai narasumber, serta ratusan mahasiswa Universitas Indonesia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya