Berita

Menlu Negeri Slovenia, Tanja Fajon dan Menlu Indonesia, Retno Marsudi selama konferensi pers di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Rabu, 24 Mei 2023/Zoom

Dunia

Setelah 17 Tahun, Menlu Slovenia Berkunjung ke Indonesia

RABU, 24 MEI 2023 | 16:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedatangan Menteri Luar Negeri Slovenia Tanja Fajon mendapat sambutan hangat dari Menlu Indonesia Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Rabu (24/5).

Kunjungan tersebut merupakan yang pertama bagi Menlu Slovenia, sejak kunjungan terakhir yang dilakukan tahun 2006, atau 17 tahun lalu.

Sesampainya di Indonesia, Menlu Fajon melangsungkan pembicaraan bilateral dengan Menlu Retno untuk mendiskusikan berbagai hal.


Dalam konferensi pers bersama Menlu Slovenia, Retno mengungkap sejumlah isu bilateral yang dibahas, di antaranya ialah tentang kerja sama ekonomi.

"Kami sepakat untuk mempercepat penyelesaian negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia," kata Menlu RI.

Dikatakan Retno, kedua negara juga sepakat untuk memperluas kerja sama pendidikan dengan kolaborasi antara institusi akademik dan pemberian beasiswa.

Selain membahas isu bilateral, keduanya juga membicarakan beberapa masalah regional dan global. Indonesia dan Slovenia disebut Retno memiliki visi yang sama tentang kawasan Indo Pasifik.

"Kedua negara memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kawasan Indo Pasifik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang stabil dan damai," kata Retno.

Oleh karenanya, Menlu RI akan mengundang Menlu Slovenia untuk berpartisipasi dalam forum infrastruktur Indo Pasifik ASEAN pada bulan September mendatang.

Sementara itu, Menlu Tajon mengaku senang bisa berdiskusi secara langsung dengan Menlu RI.

"Betapa senangnya saya berada di sini, (diskusi) hari ini sangat menginspirasi, sangat informatif, dan diskusi yang sangat terbuka dengan menteri," ujarnya.

Terkait dengan kelanjutan kerja sama ekonomi, Tajon berharap segera bertemu dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Arsjad Rasjid, yang dijadwalkan Kamis (25/5).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya