Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Temui Kasus Flu Burung pada Unggas Liar, Brasil Umumkan Darurat Kesehatan Hewan

RABU, 24 MEI 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Brasil mengumumkan keadaan darurat kesehatan hewan selama enam bulan setelah pihak berwenang mendeteksi kasus flu burung pada unggas liar baru-baru ini.

Berdasarkan laporan yang dimuat Al Jazeera, Selasa (23/5), keputusan itu telah ditandatangani oleh Kementerian Pertanian Brasil.

"Pihak kami telah membentuk pusat operasi darurat untuk mengoordinasikan, merencanakan, dan mengevaluasi aksi nasional terkait flu burung," kata kementerian itu.


Negara Amerika Selatan yang menjadi pengekspor daging ayam terbesar di dunia itu telah mengkonfirmasi setidaknya delapan kasus virus H5N1 pada unggas liar, yang dikhawatirkan dapat menular ke ternak komersial dan manusia, meski kasus tersebut belum terjadi.

Untuk itu, dalam langkah mengamankan ternaknya yang tahun lalu berhasil mencapai penjualan hingga 9,7 miliar dolar (Rp 144 triliun), Brasil memilih untuk mengambil langkah cepat dengan mengumumkan keadaan darurat kesehatan hewan.

Selama akhir pekan, Kementerian Kesehatan turut menguji sampel dari 33 kasus dugaan flu burung pada manusia di Espirito Santo, sebagai wilayah pertama yang mengkonfirmasi kasus pada burung liar, namun tes itu menunjukkan hasil negatif untuk subtipe H5N1.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, negara-negara lain di dunia, seperti Jepang dan Argentina tengah terhuyung-huyung oleh kasus flu burung di industri unggasnya, yang memicu banyak kematian pada hewan, dan menyebabkan tingginya harga telur di negara itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya