Berita

Relawan Gibran menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto menjadi capres 2024/Net

Politik

Relawan Jokowi hingga Gibran Beralih ke Prabowo, Jateng Masih Kandang Banteng?

RABU, 24 MEI 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arah dukungan relawan Presiden Joko Widodo dan relawan putra sulungnya yang menjabat Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, disinyalir mulai beralih ke Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bukan kepada Ganjar Pranowo sebagai bacapres yang diusung PDI Perjuangan.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, indikasi peralihan dukungan relawan Jokowi dan anaknya terlihat dari pertemuan Gibran dengan Prabowo di Solo, Jawa Tengah, Minggu malam (21/5).

Pasalnya, saat pertemuan kedua tokoh itu, terdapat barisan relawan Jokowi yang mendukung Gibran di pemilihan Walikota Solo.


"Relawan merasa Prabowo lebih cocok sebagai penerus kebijakan Jokowi, dibandingkan Ganjar Pranowo," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/5).

Menurutnya, kejadian tersebut secara tidak langsung menimbulkan pertanyaan publik. Terutama mengenai posisi Jawa Tengah (Jateng) yang selama ini dinilai sebagai kandang partai berlambang banteng moncong putih.

Sebab, dijelaskan Efriza, PDIP yang selalu meraup banyak suara di Jateng setiap pemilihan mulai terancam. Sekaligus disangsikan untuk bisa memenangkan Ganjar Pranowo yang didaulat sebagai calon presiden (capres) 2024.

"Kekecewaan relawan Jokowi di Jawa Timur dan Jawa Tengah harusnya menjadi alarm bagi PDIP, agar mereka tidak bisa merasa jemawa," tuturnya.

Oleh karena itu, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Sutomo ini menduga, membelotnya arah dukungan relawan Jokowi dikarenakan PDIP mendukung Ganjar sebagai capres.

"Karena itu, kehadiran relawan Jokowi di pertemuan Gibran dengan Prabowo bukti kekecewaan relawan terhadap Ganjar Pranowo, yang tidak mau merangkul perahu besar relawan Jokowi maupun Gibran, sehingga mereka mengalihkan dukungan," paparnya.

"Ternyata, Ganjar malah penyebab hilangnya simpatik dukungan relawan dan masyarakat banyak karena diusung sebagai sosok capres PDIP," demikian Efriza.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya