Berita

Bos Maspion Group, Alim Markus/RMOL

Hukum

Jelang Diperiksa Terkait Gratifikasi Saiful Ilah, Bos Maspion Group Bungkam

RABU, 24 MEI 2023 | 10:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bos Maspion Group, Alim Markus, Rabu pagi (24/5), hadir di Gedung Merah Putih KPK, untuk diperiksa terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah (SI).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Alim tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.42 WIB, didampingi dua pengawal.

Sayangnya Alim tidak mengeluarkan sepatah katapun saat ditanya wartawan terkait pemeriksaan sebagai saksi, dalam kapasitas sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Indal Aluminium Industry.


Sedianya Alim diperiksa pada Rabu (17/5) lalu, namun baru bisa hadir hari ini.

Sebelumnya, Senin (22/5), tim penyidik telah memeriksa bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto, yang juga Dirut PT Santos Jaya Abadi, yang diduga memberi uang dalam bentuk mata uang asing kepada tersangka Saiful.

Pada Selasa (7/3), KPK kembali menahan Saiful Ilah untuk kasus dugaan gratifikasi, setelah sebelumnya terjerat kasus suap pembangunan proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Selama menjabat bupati, Saiful diduga banyak menerima gratifikasi dalam bentuk uang dan barang, dengan dalih hadiah ulang tahun, uang Lebaran, hingga fee atas penandatanganan sidang peralihan tanah gogol gilir. Gratifikasi diberikan pihak swasta, ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo, dan Direksi BUMD.

Sedangkan uang yang diterima Saiful dalam bentuk pecahan rupiah dan asing. Sedangkan gratifikasi bentuk barang, antara lain logam mulia seberat 50 gram, berbagai jam tangan, tas, dan handphone mewah dengan merek internasional. Besaran gratifikasi yang diterima sekitar Rp15 miliar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya