Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasukan Intelijen Iran Bongkar Jaringan Mata-mata dari Badan Spionase Asing

RABU, 24 MEI 2023 | 07:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Intelijen Iran berhasil menangkap dan membongkar anggota jaringan yang terkait dengan agen intelijen asing pada Selasa (23/5).

Kementerian mengatakan bahwa jaringan spionase tersebut selama ini telah bekerja untuk memantau orang-orang yang memiliki tanggung jawab di berbagai posisi atau akses ke informasi penting di lembaga-lembaga sensitif Iran.

Atas penangkapan Selasa, otoritas Iran berhasil mendapatkan nama salah satu agen mata-mata yang bekerja untuk organisasi spionase tersebut.


"Badan mata-mata asing memberi tahu salah satu nama mata-matanya, targetnya, yang merupakan orang-orang Iran yang berpergian ke luar negeri," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Mehr News.

Kementerian lebih lanjut menunjukkan alur jaringan yang dijalankan organisasi itu, yaitu dengan mengekstraksi informasi tentang orang-orang yang ditargetkan dengan menggunakan database mereka dan mengirimkan informasi itu kepada penghubung.

Kementerian Intelijen Iran, yang sedang menggencarkan operasinya untuk meningkatkan keamanan di negaranya, baru-baru ini juga telah menangkap tim teror yang berafiliasi dengan agen mata-mata Israel Mossad di bagian barat negara itu.

Otoritas Republik Islam juga membubarkan jaringan teror yang berafiliasi dengan Daesh Khorasan (Daesh-K) di Provinsi Fars, Iran selatan, sebagai langkah maju Teheran untuk memberantas kelompok teror yang menjamur di negaranya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya