Berita

Jurubicara Partai Gerindra, Budi Satrio Djiwandono/RMOL

Politik

Gerindra Tak Tersinggung pada Semut Menjerumuskan yang Dibunyikan PDIP Usai Gibran Bertemu Prabowo

RABU, 24 MEI 2023 | 04:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Singgungan politik yang disampaikan PDI Perjuangan usai putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menemui Prabowo Subianto di Solo, Jawa Tengah, Minggu malam (21/5), tak begitu membuat tersinggung Partai Gerindra.

Jurubicara Partai Gerindra, Budi Satrio Djiwandono mengatakan, pihaknya tak begitu mempersoalkan singgungan Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, yang menyebut Gibran seperti gula yang dikerubuni banyak semut.

Singgungan politik Watubun itu disampaikan kepada Gibran, saat dipanggil DPP PDIP di Jakarta, Senin kemarin (22/5), yang di dalam momentum itu juga disampaikan kepada putra sulung Jokowi agar memilah semut yang baik dan yang menjerumuskan.


“Kami menanggapinya ya biasa-biasa saja. Tentu kami enggak akan merasa,” ujar Budi saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).

Lagipula, menurut Budi, pertemuan Gibran dengan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut hanya sebatas pertemuan antara pejabat daerah dengan tamunya selaku pejabat negara tingkat nasional.
 
“Seperti saya katakan, Mas Gibran selaku Walikota (Solo). Saya rasa bisa menjamu tamu-tamu, apakah itu menteri dan sebagainya dari luar kota, (atau) dalam kota,” tuturnya.

“Dan kemarin memang Pak Prabowo lagi mau ke Pacitan, sebelumnya di Pekalongan, memang sudah di Solo pada kesempatan tersebut,” demikian Budi menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya