Berita

Din Syamsuddin/Ist

Politik

Din Syamsuddin: Sebaiknya Presiden Jokowi Tidak Sering-sering Undang Parpol

RABU, 24 MEI 2023 | 02:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Intervensi politik Presiden Joko Widodo disayangkan sejumlah kalangan masyarakat. Tidak terkecuali, tokoh senior Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Din meminta kepada presiden dua periode itu, agar tidak membicarakan lagi soal pemilihan presiden (Pilpres) dengan mengumpulkan partai politik.

"Sebaiknya Presiden Joko Widodo itu jangan sering-sering mengundang partai politik, apalagi yang dibicarakannya pilpres, bukan kebijakan nasional, bukan program pemerintah," kata Din Syamsuddin di kediamannya, Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).


Menurutnya, langkah Presiden Jokowi dengan mengumpulkan pimpinan partai politik koalisinya adalah blunder.

Bahkan, kata Din, terkesan Presiden Jokowi sudah mengatur alur peta politik partai dalam mengadapi Pemilu 2024.

"Jadi ini bukan cawe-cawe lagi ini, tapi sudah ngatur ngatur gitu. Ini bukan sikap dan sifat kenegarawanan gitu," demikian Din.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya