Berita

Gibran Rakabuming Raka saat dipanggil oleh DPP PDI Perjuangan/RMOL

Politik

Beri Nasihat dan Tidak Sanksi Gibran Usai Bertemu Prabowo, Pengamat: Bentuk Kompromi PDIP

SELASA, 23 MEI 2023 | 23:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan berikan kompromi terhadap Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jumat (19/5).

Bentuk kompromi terihat dengan tidak adanya sanksi yang diterima Gibran, melainkan hanya nasihat dari pimpinan partai. Padahal, bila hal yang dilakukan Gibran juga dilakukan kader lain, bisa jadi lain cerita.

Demikian analisis Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago terkait pertemuan antara Gibran dan Prabowo serta sikap PDIP.


"Saya enggak mengucapkan tebang pilih. Artinya PDIP lebih berkompromi soal Gibran dibandingkan kader yang lain mungkin kalau tebang pilih sangat telalu keras," kata Arifki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/5).

Adapun DPP PDIP pun tidak mengambil sanksi, sekalipun sudah memanggil Gibran. Partai berlambang banteng hanya memilih langkah aman berupa teguran atau nasihat kepada Gibran.

"Sudah diberikan nasihat-nasihat," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/5).

Adapun alasan tidak diberikan sanksi kepada Gibran, karena PDIP menganut sistem gotong royong dan musyawarah. Artinya, segala persoalan harus diperbincangkan terlebih dahulu sebelum diputuskan.

"Kita ini kan partai gotong royong. Partai musyawarah. Di situ berbeda," terang Hasto.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya