Berita

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari (tiga dari kiri), saat diwawancarai awak media/RMOLAceh

Nusantara

Sudah Lunasi Biaya, 34 Jemaah Calon Haji asal Aceh Batal Berangkat

SELASA, 23 MEI 2023 | 09:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 34 jemaah calon haji (JCH) dari Provinsi Aceh batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyebut penyebabnya beragam.

"Sebenarnya yang 34 orang ini mereka sudah melunasi (Bipih), mungkin dengan berbagai alasan maka tidak bisa berangkat," kata Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (23/5).

Dia mengatakan, secara sistem kuota jemaah yang batal berangkat ini akan tertutupi oleh jemaah daerah lain. Sehingga kuota jemaah haji Aceh pada tahun ini bisa bertambah dan bisa jadi sama, tergantung dengan kuota nasional.


Dia menyebut, kuota jemaah haji untuk Aceh bertambah sedikit dari tahun lalu. Jika kuota nasional bertambah dari keputusan pemerintah Arab Saudi, bisa jadi Aceh juga bertambah.

"Ini bukan persoalan tidak jadi mendaftar, malah mereka sudah melunasi. Tapi dengan tiba-tiba tidak bisa berangkat," terangnya.

Azhari menuturkan, total jemaah calon haji Aceh seharusnya sebanyak 4.378 orang, kemudian yang siap berangkat berjumlah 4.344 jemaah, dan sisa 34 orang jemaah.

"Kloter pertama jumlah jemaah beserta petugas haji sebanyak 393 orang," sebut dia.

Azhari menjelaskan, JCH kloter pertama bakal masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh pada hari ini sekitar pukul 08.00 WIB. Para jemaah itu berasal dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie Jaya.

"Nanti akan mengikuti prosesi mulai dari pemeriksaan kesehatan, penyerahan paspor, pembagian living cost, penyerahan gelang identitas dan kartu baitul 'asyi," tuturnya.

Menurut Azhari, selama berada di Asrama Haji, para jemaah tersebut akan dibekali informasi seputar manasik dan dilaksanakan upacara pelepasan jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.

"Pada Rabu, 24 Mei 2023, InsyaAllah jemaah kloter pertama akan take off pada pukul 07.45 WIB," tutup Azhari.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya