Berita

Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, saat menemui Prabowo Subianto beberapa waktu lalu/Net

Politik

Pastikan Tak Akan Netral, Projo Umumkan Dukungan Capres Oktober Nanti

SENIN, 22 MEI 2023 | 08:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan yang ditunjukkan Relawan Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Jokowi) di Jawa Tengah dan Jawa Timur terhadap Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, tak lantas diikuti Relawan Pro Jokowi (Projo).

Seperti disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, pihaknya memilih menunggu arahan terkait sosok yang bakal didukung pada Pilpres nanti. Kemungkinan besar, Projo akan mengumumkan sosok yang didukung pada Oktober mendatang.

"Pokoknya begini, kita mau Pemilu 2024 ini menyejukkan, enggak usah dipanas-panasin, ya kan. Tunggu saja, kalau Projo tunggu saja, Oktober kan masih lama lah," ujar Budi Arie saat menghadiri Halal Bihalal Aktivis 98 dan launching Yayasan 98 Peduli di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (21/5).


Soal pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Musyawarah Rakyat (Musra) pekan lalu yang dinilai menyinggung Prabowo sebagai capres yang pantas didukung, Budi tak terlalu ambil pusing.

Menurut Budi, semua orang bebas menafsirkan makna dari pernyataan Jokowi tersebut. Bisa mengarah ke Prabowo, Ganjar, atau bahkan Airlangga Hartarto yang punya kapabilitas di bidang ekonomi, seperti yang disinggung Jokowi.

Toh, Projo sejauh ini tetap teguh akan mengumumkan sosok capres yang didukung pada Oktober 2023 nanti.

"Oktober kita akan bersikap, ditunggu ya, nanti datang ya kalau kita sudah bersikap. Karena Pak Jokowi mungkin tidak terbuka, tapi Projo enggak mungkin netral kan," tandasnya.

Relawan Gibran dan Jokowi se-Jateng dan Jatim resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024. Prabowo dinilai lebih berkomitmen meneruskan gagasan Jokowi dibanding Ganjar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya