Berita

Mahasiswa Institut Transporrtasi dan Logistik Trisakti saat aksi di depan gedung DPR/MPR/RMOL

Politik

Aksi Mahasiswa Hadirkan Satire untuk Rezim Jokowi, Mulai Musra Hingga Lembaga Survei Pasti Dibayar

MINGGU, 21 MEI 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gelar aksi unjuk rasa peringati 25 tahun reformasi, mahasiswa Jawa Barat-Banten menghadirkan aksi simbolik sebagai bentuk satire dari rezim Joko Widodo saat ini. Beberapa tulisan satire menyinggung rezim Jokowi turut dihadirkan dalam aksi tersebut.

Mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Alung mengatakan, aksi hari ini, Minggu (21/5) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta merupakan aksi simbolik sebagai bentuk satire terhadap rezim Jokowi.

"Ini sebenarnya bentuk satire kita, sebagai mahasiswa melihat kondisi politik hari ini," ujar Alung kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/5).


Salah satu bentuk satire itu terdapat dalam poster yang bertuliskan "Musuh Rakyat = Musra". Alung menjelaskan, tulisan tersebut sebagai satire karena Presiden Jokowi kerap kali hadir di acara Musyawarah Rakyat (Musra).

"Kan Jokowi ini sering sekali menggaungkan Musra Musyawarah Rakyat, nyatanya rakyat mana yang dimusyawarahkan kan. Makanya kita hadirkan bentuk satire itu Musra yang kami nilai itu musuh rakyat, bukan musyawarah rakyat," kata Alung.

Selanjutnya, terdapat pula tulisan "Periksa Pajak Anak-anak Presiden". Alung menjelaskan, bahwa hingga saat ini, anak-anak Presiden Jokowi bisa menikmati kekuasaan. Untuk itu, mahasiswa Jabar-Banten meminta agar pajak anak-anak presiden diperiksa.

Alung mengaku sikap politik para mahasiswa diambil karena ingin Direktorat Pajak Kementerian Keuangan berani membuka dan mengusut kasus tersebut.

"Cuman kan rasanya tidak mungkin ya kalau melihat kondisi sekarang dengan minimnya transparansi dari tingkat mereka. Pokoknya poin hari ini ya kita hadirkan aksi simbolik yang memang bentuknya tuh satire dari rezim hari ini," terang Alung.

Tak hanya itu, dalam aksinya, juga terdapat poster dengan tulisan "lembaga surepay pasti dibayar". Alung menerangkan bahwa, tulisan tersebut sebagai bentuk satire karena belakangan ini muncul hasil-hasil survei yang selalu memunculkan nama bakal calon presiden (bacapres) yang telah diusung PDI Perjuangan, yakni Ganjar Pranowo.

Bagi Alung, hasil riset lembaga survei belakangan nampak tidak aktual. Sebab, tiba-tiba hasil surveinya muncul.

"Sementara aku sendiri pun rakyat, enggak pernah merasa dalam LSI itu, contoh kecilnya itu. Aku dan teman-teman nggak pernah dilibatkan dalam survei. Tapi tiba-tiba hasil survei itu keluar aja. Hasil survei ini berdasarkan apa? Kalau kita sih lihat keseluruhan, cuma saat ini kan yang lagi marak itu kan calon presiden, iya (Ganjar yang didukung Jokowi)" pungkas Alung.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya