Berita

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Kata Hasto, Nama Bacawapres Akan Diumumkan pada Momen Bulan Bung Karno

MINGGU, 21 MEI 2023 | 04:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Teka-teki siapa yang akan menjadi pendamping Ganjar Pranowo sebagai bakal calon wakil presiden tak akan lama lagi terkuak. Kemungkinan besar, PDI Perjuangan akan mengumumkan bacawapres pada perayaan bulan Bung Karno atau pada  Juni 2023.

Hingga saat ini PDIP masih terus melakukan pemetaan hingga analisis secara dinamis. Untuk itu, seluruh nama kandidat yang sudah ada akan proses secara maksimal untuk mendapatkan pendamping terbaik bagi Ganjar Pranowo.

"Ibu Mega mengatakan ada 10 nama, sehingga dari situlah memerlukan waktu, dan pada bulan Juni PDI Perjuangan akan mengadakan peringatan bulan Bung Karno yang puncaknya pada tanggal 24 Juni," sebut Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di gedung Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5).  


"Mengingat keputusan dari tahapan pemilihan umum (pemilu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu pada bulan Oktober, tentu saja diharapkan pada momentum yang tepat nanti sudah ditetapkan calon wakil presiden tersebut," imbuhnya.

Namun demikian, Hasto mengaku belum mengetahui 10 nama cawapres itu. Ia juga tidak mau memberi kisi-kisi mengenai 10 cawapres itu.

"Jumlah ada 10, pokoknya yang terbaik yang mendampingi Pak Ganjar Pranowo," lanjutnya.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah mengantongi 10 nama bacawapres yang akan dipilih untuk berpasangan dengan Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Saat ini Megawati masih butuh waktu untuk berkontemplasi sebelum menentukan nama yang tepat untuk mendampingi Ganjar sebagai pasangan capres dan cawapres.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya