Berita

Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Sepanjang 2023, Rusia Berhasil Rekrut Lebih dari 100.000 Tentara

SABTU, 20 MEI 2023 | 18:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memasuki bulan ke-15 perang, Rusia telah melakukan berbagai cara agar bisa menaklukkan Ukraina yang belakangan menjadi kuat karena mendapat sokongan senjata dari Barat.

Tak mau kalah saing, Rusia dilaporkan telah memaksimalkan taruhannya di medan perang dengan merekrut lebih banyak personil tentara.

Menurut mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Jumat (19/5), lebih dari 100.000 ribu orang telah mendaftar menjadi tentara sejak awal tahun 2023.


“Antara 1 Januari dan 19 Mei, 117.400 orang telah diterima ke dalam jajaran angkatan bersenjata Rusia,” ungkapnya, seperti dimuat The Defense Post.

Medvedev yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Kremlin mengatakan ratusan ribu rekrutan baru diangkat berdasarkan kontrak, dan akan dimasukkan dalam pasukan cadangan.

September tahun lalu, Presiden Rusia, Vladimir Putin sempat mengumumkan mobilisasi besar-besaran untuk merekrut lebih banyak tentara, namun hasilnya puluhan ribu pria dewasa memilih kabur ke negara tetangga untuk terhindar dari wajib militer.

Mobilisasi itu dihentikan, namun Moskow menawarkan insentif keuangan yang besar bagi warga yang mau bergabung dalam perang, upahnya bahkan 10 kali lipat dari rata-rata gaji pegawai Rusia.

Upaya itu dilakukan karena akhir tahun lalu, Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu pernah mengatakan pasukannya butuh ditambah hingga menjadi 1,5 juta personel untuk memenangkan perang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya