Berita

Sesi foto bersama dalam forum diskusi Cakrawala Ambassador Talks dan Bedah Buku "Menjelang Senja di Santiago", di Fakultas Komunikasi London School of Public Relations (LSPR), Jakarta pada Jumat, 19 Mei 2023/Net

Dunia

Kenalkan Kinerja Diplomatik pada Mahasiswa, LSPR Gelar Cakrawala Ambassador Talks dan Bedah Buku

SABTU, 20 MEI 2023 | 15:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam rangka memperkenalkan dan mengedukasi mahasiswa Hubungan Internasional tentang kinerja perwakilan diplomatik, Fakultas Komunikasi London School of Public Relations (LSPR), Jakarta, menggelar forum diskusi Cakrawala Ambassador Talks dan Bedah Buku "Menjelang Senja di Santiago", pada Jumat (19/5).

Acara itu dihadiri langsung oleh mantan Duta Besar yang pernah bertugas sebagai wakil Indonesia di luar negeri. Mereka adalah Duta Besar RI untuk Rumania periode 2013-2017 Diar Nurbintoro dan Duta Besar RI untuk Chile periode 2010-2014 yang saat ini merupakan Dosen HI LSPR, Aloysius Lele Madja.

Diskusi yang dilakukan secara Hybrid itu dibuka oleh pendiri dan CEO LSPR, Prita Kemal Gani. Dalam sambutannya, Prita menjelaskan bahwa forum Cakrawala Ambassador Talks dibuat sebagai program edukasi publik yang akan membahas isu-isu Hubungan Internasional.


Pada seri ke empat kali ini, kata Prita, sesi diskusi akan berfokus pada peran Indonesia sebagai pendiri Gerakan Non-Blok (GNB), dan efektivitasnya di masa kini.

"Dunia semakin terfragmentasi dan penuh dengan tantangan baik dari sisi politik maupun ekonomi, maka penting untuk mendiskusikan relevansi diplomasi publik Indonesia melalui gerakan non-blok," ujarnya.

Mantan Dubes RI untuk Rumania, Diar Nurbintoro, menyoroti fungsi organisasi Non-Aligned Movement Centre for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC) dalam memperkuat posisi dan peran GNB Indonesia di dunia internasional.

"NAM CSSTC hadir dan berperan dalam menguatkan posisi dan kredibilitas Indonesia melalui aspek ekonomi dan sosial-budaya dengan upaya dalam meningkatkan capacity building untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di dunia.” kata Diar.

Mantan Dubes RI untuk Chile, Aloysius Lele Madja, menjabarkan secara rinci isi buku berjudul "Menjelang Senja di Santiago" yang ditulisnya selama masa tugas.

Buku itu, kata Dubes, menceritakan bagaimana perjalanan hidupnya hingga bisa menjadi diplomat negara. Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi salah satu referensi dan motivasi bagi mahasiswa yang ingin mengikuti jejaknya.

"Buku ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk memberikan dorongan dan inspirasi bagi para generasi penerus bangsa dalam mengambil langkah dalam hidup," ungkap Dubes.

Program Cakrawala Ambassador Talks dirancang LSPR untuk mengkomunikasikan pesan-pesan kinerja diplomatik kepada kalangan mahasiswa untuk memotivasi mereka agar lebih siap mewujudkan cita-cita dan memperjuangkan kepentingan nasional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya